video

"Menanam padi,rumputpun ikut tumbuh tetapi tidak sebaliknya"
🌱beli rumah dulu ato umroh ?
🌱beli mobil dulu ato umroh ?
🌱modal usaha dulu ato umroh ?

🍍klou sdh cukup umroh aja dulu
🍍klou blm cukup DP aja dulu
🍍klou belum bisa DP nabung aja dulu..
》kenapa? karena bonusnya umroh itu....

🍆dosanya diampuni 
🍆doanya dikabulkan 
🍆biayanya digantikan
🍆penghapus kefakiran

💐Tuh kan bonusnya TOP BANGET..
💐Yakin masih belum mau ?

🌹mau sih..mas TAPI !!
🌹Hus...jangan pake tapi !!
🌹Rugi klo belum ke Baitullah
🌹tau tau di jemput ke Rahmatullah

🍇Butuh program SOLUSI ke Baitullah?
🍇Atau butuh yang GRATIS UMROH & Haji Plus + punya penghasilan tambahan..??


Mari tanya saya..jangan malu..0818538359 

"Menanam padi,rumputpun ikut tumbuh tetapi tidak sebaliknya" 🌱beli rumah dulu ato umroh ? 🌱beli mobil dulu ato umroh ? ...



Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.


HUKUM HAJI
Hukum haji adalah fardhu ‘ain, wajib bagi setiap muslim yang mampu, wajibnya sekali seumur hidup. Haji merupakan bagian dari rukun Islam. Mengenai wajibnya haji telah disebutkan dalam Al Qur’an, As Sunnah dan ijma’ (kesepakatan para ulama).
1. Dalil Al Qur’an
Allah Ta’ala berfirman,
وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ
Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (QS. Ali Imron: 97). Ayat ini adalah dalil tentang wajibnya haji. Kalimat dalam ayat tersebut menggunakan kalimat perintah yang berarti wajib. Kewajiban ini dikuatkan lagi pada akhir ayat (yang artinya), “Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam”. Di sini, Allah menjadikan lawan dari kewajiban dengan kekufuran. Artinya, meninggalkan haji bukanlah perilaku muslim, namun perilaku non muslim.
2. Dalil As Sunnah
Dari Ibnu ‘Umar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
بُنِىَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ ، وَإِقَامِ الصَّلاَةِ ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ ، وَالْحَجِّ ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ
Islam dibangun di atas lima perkara: bersaksi tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan mengaku Muhammad adalah utusan-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berhaji dan berpuasa di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari no. 8 dan Muslim no. 16). Hadits ini menunjukkan bahwa haji adalah bagian dari rukun Islam. Ini berarti menunjukkan wajibnya.
Dari Abu Hurairah, ia berkata,
« أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ فَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمُ الْحَجَّ فَحُجُّوا ». فَقَالَ رَجُلٌ أَكُلَّ عَامٍ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَسَكَتَ حَتَّى قَالَهَا ثَلاَثًا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « لَوْ قُلْتُ نَعَمْ لَوَجَبَتْ وَلَمَا اسْتَطَعْتُمْ
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berkhutbah di tengah-tengah kami. Beliau bersabda, “Wahai sekalian manusia, Allah telah mewajibkan haji bagi kalian, maka berhajilah.” Lantas ada yang bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah setiap tahun (kami mesti berhaji)?” Beliau lantas diam, sampai orang tadi bertanya hingga tiga kali. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas bersabda, “Seandainya aku mengatakan ‘iya’, maka tentu haji akan diwajibkan bagi kalian setiap tahun, dan belum tentu kalian sanggup.” (HR. Muslim no. 1337). Sungguh banyak sekali hadits yang menyebutkan wajibnya haji hingga mencapai derajat mutawatir (jalur yang amat banyak) sehingga kita dapat memastikan hukum haji itu wajib.
3. Dalil Ijma’ (Konsensus Ulama)
Para ulama pun sepakat bahwa hukum haji itu wajib sekali seumur hidup bagi yang mampu. Bahkan kewajiban haji termasuk perkara al ma’lum minad diini bidh dhoruroh (dengan sendirinya sudah diketahui wajibnya) dan yang mengingkari kewajibannya dinyatakan  kafir.
SYARAT WAJIB HAJI
  1. Islam
  2. Berakal
  3. Baligh
  4. Merdeka
  5. Mampu
Kelima syarat di atas adalah syarat yang disepakati oleh para ulama. Sampai-sampai Ibnu Qudamah dalam Al Mughni berkata, “Saya tidak mengetahui ada khilaf (perselisihan) dalam penetapan syarat-syarat ini.” (Al Mughni, 3:164)
Catatan:
  1. Seandainya anak kecil berhaji, maka hajinya sah. Namun hajinya tersebut dianggap haji tathowwu’ (sunnah). Jika sudah baligh, ia masih tetap terkena kewajiban haji. Hal ini berdasarkan kesepakatan para ulama (baca: ijma’).
  2. Syarat mampu bagi laki-laki dan perempuan adalah: (a) mampu dari sisi bekal dan kendaraan, (b) sehat badan, (c) jalan penuh rasa aman, (d) mampu melakukan perjalanan.
  3. Mampu dari sisi bekal mencakup kelebihan dari tiga kebutuhan: (1) nafkah bagi keluarga yang ditinggal dan yang diberi nafkah, (2) kebutuhan keluarga berupa tempat tinggal dan pakaian, (3) penunaian utang.
  4. Syarat mampu yang khusus bagi perempuan adalah: (1) ditemani suami atau mahrom, (2) tidak berada dalam masa ‘iddah.
SYARAT SAHNYA HAJI
  1. Islam
  2. Berakal
  3. Miqot zamani, artinya haji dilakukan di waktu tertentu (pada bulan-bulan haji), tidak di waktu lainnya. ‘Abullah bin ‘Umar, mayoritas sahabat dan ulama sesudahnya berkata bahwa waktu tersebut adalah bulan Syawwal, Dzulqo’dah, dan sepuluh hari (pertama) dari bulan Dzulhijjah.
  4. Miqot makani, artinya haji (penunaian rukun dan wajib haji) dilakukan di tempat tertentu yang telah ditetapkan, tidak sah dilakukan tempat lainnya. Wukuf dilakukan di daerah Arofah. Thowaf dilakukan di sekeliling Ka’bah. Sa’i dilakukan di jalan antara Shofa dan Marwah


Banyak di antara umat Islam yang memiliki kesanggupan dari segi fisik dan materi, namun ia belum juga mau berangkat haji.

Nah, bagaimana jika ajal menjemputnya sebelum ia sempat melaksanakan haji? Apakah orang yang memiliki kemampuan dan kesanggupan tersebut akan mendapat iqab (hukuman) dari Allah?
Sungguh hal yang demikian itu akan merupakan suatu kelalaian yang berat di sisi Allah SWT. Umar RA pernah berkata, “Hampir-hampir saya ingin menulis surat ke seluruh penjuru negeri, agar menetapkan pembayaran jizyah (upeti kepada negara) atas diri orang-orang yang tidak pergi haji, sedangkan mereka itu memiliki kemampuan untuk itu!”
Sa‘id bin Jubair, Ibrahim An-Nakha’i, Mujahid, dan Thawus juga pernah berkata, ”Sekiranya saya mengetahui seorang kaya yang memiliki kemampuan untuk berhaji, namun ia tidak pergi haji sampai meninggal dunia, maka saya tidak akan menyalati jenazahnya!”
Demikian kerasnya kemurkaan kepada mereka yang sudah mampu namun menunda-nunda untuk berangkat haji hingga datang ajal menjemputnya. Bahkan, di antara ulama tersebut ada yang bertetangga dengan seorang yang cukup kaya, lalu meninggal dunia sebelum menunaikan haji, maka ia tidak mau menyalati jenazah tetangganya itu.
Ibnu Abbas juga berujar, ”Barangsiapa meninggal dunia, sedangkan pada masa hidupnya ia tidak mengeluarkan zakat dan tidak menunaikan haji, maka ia termasuk di antara orang-orang yang akan memohon agar dikembalikan lagi ke dunia.”
Ibnu Abbas kemudian membaca firman Allah, “Sehingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka (yakni orang-orang kafir), ia akan berkata, Ya Tuhanku, kembalikanlah aku (ke dunia) agar aku berbuat amal saleh dalam apa yang telah kutinggalkan.” (QS. Al-Mukminun: 99-100).
Menurut lbnu Abbas, ”amal saleh” yang ditinggalkannya tersebut adalah ibadah haji.

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya. HUKUM HAJI Hu...


Umrah (bahasa Arab: عمرة) adalah salah satu kegiatan ibadah dalam agama Islam. Hampir mirip dengan ibadah haji, ibadah ini dilaksanakan dengan cara melakukan beberapa ritual ibadah di kota suci Mekkah, khususnya di Masjidil Haram.
Pada istilah teknis syari’ah, Umrah berarti melaksanakan Tawaf di Ka’bah dan Sa’i antara Shofa dan Marwah, setelah memakai ihram yang diambil dari Miqat. Sering disebut pula dengan haji kecil.
Perbedaan umrah dengan haji adalah pada waktu dan tempat. Umrah dapat dilaksanakan sewaktu-waktu (setiap hari, setiap bulan, setiap tahun) dan hanya di Mekkah, sedangkan haji hanya dapat dilaksanakan pada beberapa waktu antara tanggal 8 Dzulhijjah hingga 12 Dzulhijjah serta dilaksanakan sampai ke luar kota Mekkah.

Hukum Umroh


Mengenai hukum ibadah umroh terdapat perbedaan. Ada yang berpendapat ibadah umroh hukunnya sunnah muakkad, ada juga yang berpendapat bahwa ibadah umroh wajib dilaksankan minimal sekali seumur hidup. Wajib disini dalam artian wajib bagi orang yang mampu melakukannya, yaitu orang yang mampu dari segi mental, fisik dan juga finansial.

Hukum umroh juga wajib bagi orang yang bernazar untuk melaksanakannya. Misalnya A berkata : "Jika dalam bulan ini saya mendapatkan uang bonus dari kantor sebesar 20 juta rupiah, maka bulan depan uang itu akan saya gunakan untuk melaksanakan umroh."

Ungkapan seperti diatas menjadikan A wajib untuk melaksankan umrohnya bulan depan seandainya A mendapatkan bonus yang telah dia sebutkan.

Firman Allah subhaanahuwata'ala dalam Al-Quran surat Al-Baqarah : 196 tentang perintah ibadah haji dan umroh :

"Dan sempurnakanlah ibadah haji dan ‘umrah karena Allah."
Firman Allah subhaanahuwata'ala dalam Al-Quran surat Ali 'Imron : 97 tentang wajib haji :
"Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam."

Syarat ,Wajib, dan Rukun Umrah

Syarat untuk mengerjakan umrah sama dengan syarat untuk mengerjakan haji.Sedangkan rukun umrah adalah :
  1. Ihram
  2. Tawaf
  3. Sai
  4. Mencukur rambut kepala atau memotong sebagian(tahalul)
  5. Tertib
Adapun wajib umrah hanya satu, yaitu memulai ihram dari miqat.

Tata Cara umrah

Untuk tata cara pelaksanaan umrah, maka perlu diperhatikan hal-hal berikut ini :
  1. Disunnahkan mandi besar (janabah) sebelum ihram untuk umrah.
  2. Memakai pakaian ihram. Untuk lelaki 2 kain yang dijadikan sarung dan selendang, sedangkan untuk wanita memakai pakaian apa saja yang menutup aurat tanpa ada hiasannya dan tidak memakai cadar atau sarung tangan.
  3. Niat umrah dalam hati dan mengucapkan Labbaika ‘umrotan atau Labbaikallahumma bi’umrotin. Kemudian bertalbiyah dengan dikeraskan suaranya bagi laki-laki dan cukup dengan suara yang didengar orang yang ada di sampingnya bagi wanita, yaitu mengucapkan Labbaikallahumma labbaik labbaika laa syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk laa syarika laka.
  4. Jika sudah sampai kota Makkah, disunnahkan mandi terlebih dahulu sebelum memasukinya.
  5. Sesampai di ka’bah, talbiyah berhenti sebelum thawaf. Kemudian menuju hajar aswad sambil menyentuhnya dengan tangan kanan dan menciumnya jika mampu dan mengucapkan Bismillahi wallahu akbar. Jika tidak bisa menyentuh dan menciumya, maka cukup memberi isyarat dengan melambaikan tangan dan berkata Allahu akbar.
  6. Thawaf sebanyak 7 kali putaran. 3 putaran pertama jalan cepat dan sisanya jalan biasa. Thowaf diawali dan diakhiri di hajar aswad dan ka’bah dijadikan berada di sebelah kiri.
  7. Salat 2 raka’at di belakang maqam Ibrahim jika bisa atau di tempat lainnya di masjidil haram dengan membaca surah Al-Kafirun pada raka’at pertama dan Al-Ikhlas pada raka’at kedua.
  8. Sa’i dengan naik ke bukit Shofa dan menghadap kiblat sambil mengangkat kedua tangan dan mengucapkan Innash shofa wal marwata min sya’aairillah. Abda’u bima bada’allahu bihi (Aku memulai dengan apa yang Allah memulainya). Kemudian bertakbir 3 kali tanpa memberi isyarat dan mengucapkan Laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu. Lahul mulku wa lahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai’in qodiir. Laa ilaha illallahu wahdahu anjaza wa’dahu wa shodaqo ‘abdahu wa hazamal ahzaaba wahdahu 3x. Kemudian berdoa sekehendaknya.
  9. Amalan pada poin 8 diulangi setiap putaran di sisi bukit Shofa dan Marwah disertai dengan doa.
  10. Sa’i dilakukan sebanyak 7 kali dengan hitungan berangkat satu kali dan kembalinya dihitung satu kali, diawali di bukit Shofa dan diakhiri di bukit Marwah.
  11. Mencukur seluruh atau sebagian rambut kepala bagi lelaki dan memotongnya sebatas ujung jari bagi wanita.
  12. Dengan demikian selesai sudah amalan umrah

Umrah (bahasa Arab: عمرة) adalah salah satu kegiatan ibadah dalam agama Islam. Hampir mirip dengan ibadah haji, ibadah ini dilaksanakan...


“Sesungguhnya rumah yang mula-mula di bangun untuk tempat beribadat manusia ialah Baitullah yang di Makkah yang di-berkahi” al- Imran, ayat 96.
Ka’bah adalah bangunan suci Muslimin yang terletak di kota Mekkah di dalam Masjidil Haram. ia merupakan bangunan yang dijadikan patokan arah kiblat atau arah sholat bagi umat Islam di seluruh dunia. Selain itu, merupakan bangunan yang wajib dikunjungi atau diziarahi pada saat musim haji dan umrah.
Ka’bah berbentuk bangunan kubus yang berukuran 12 x 10 x 15 meter (Lihat foto berangka Ka’bah). Ka’bah disebut juga dengan nama Baitallah atau Baitul Atiq (rumah tua) yang dibangun dan dipugar pada masa Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail setelah Nabi Ismail berada di Mekkah atas perintah Allah. Kalau kita membaca Al-Qur’an surah Ibrahim ayat 37 yang berbunyi“Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezkilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur”, kalau kita membaca ayat di atas, kita bisa mengetahui bawah Ka’bah telah ada sewaktu Nabi Ibrahim as menempatkan istrinya Hajar dan bayi Ismail di lokasi tersebut. Jadi Ka’bah telah ada sebelum Nabi Ibrahim menginjakan kakinya di Makkah.
foto kabah dari dalam kelambu kabah
Ka’bah dari Dalam                      Kelambu Ka’bah
Pada masa Nabi saw berusia 30 tahun, pada saat itu beliau belum diangkat menjadi rasul, bangunan ini direnovasi kembali akibat bajir yang melanda kota Mekkah pada saat itu. Sempat terjadi perselisihan antar kepala suku atau kabilah ketika hendak meletakkan kembali Hajar Aswad namun berkat hikmah Rasulallah perselisihan itu berhasil diselesaikan tanpa kekerasan, tanpa pertumpahan darah dan tanpa ada pihak yang dirugikan.
banjir di kabah th 1941 banjir di kabah th 1941
Banjir di Ka’bah tahun 1941                           Banjir di Ka’bah tahun 1941
Pada zaman Jahiliyyah sebelum diangkatnya Rasulallah saw menjadi Nabi sampai kepindahannya ke kota Madinah, ka’bah penuh dikelilingi dengan patung patung yang merupakan Tuhan bangsa Arab padahal Nabi Ibrahim as yang merupakan nenek moyang bangsa Arab mengajarkan tidak boleh mempersekutukan Allah, tidak boleh menyembah Tuhan selain Allah yang Tunggal, tidak ada yang menyerupaiNya dan tidak beranak dan diperanakkan. Setelah pembebasan kota Makkah, Ka’bah akhirnya dibersihkan dari patung patung tanpa kekerasan dan tanpa pertumpahan darah.
Selanjutnya bangunan ini diurus dan dipelihara oleh Bani Sya’ibah sebagai pemegang kunci ka’bah (lihat foto kunci ka’bah) dan administrasi serta pelayanan haji diatur oleh pemerintahan baik pemerintahan khalifah Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Muawwiyah bin Abu Sufyan, Dinasti Ummayyah, Dinasti Abbasiyyah, Dinasti Usmaniyah Turki, sampai saat ini yakni pemerintah kerajaan Arab Saudi yang bertindak sebagai pelayan dua kota suci, Mekkah dan Madinah.
konci kabah
Konci Ka’bah berada di museum Istambul
Pada zaman Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail as pondasi bangunan Ka’bah terdiri atas dua pintu dan letak pintunya terletak diatas tanah, tidak seperti sekarang yang pintunya terletak agak tinggi. Namun ketika Renovasi Ka’bah akibat bencana banjir pada saat Rasulallah saw berusia 30 tahun dan sebelum diangkat menjadi rasul, karena merenovasi ka’bah sebagai bangunan suci harus menggunakan harta yang halal dan bersih, sehingga pada saat itu terjadi kekurangan biaya. Maka bangunan ka’bah dibuat hanya satu pintu serta ada bagian ka’bah yang tidak dimasukkan ke dalam bangunan ka’bah yang dinamakan Hijir Ismail (lihat foto) yang diberi tanda setengah lingkaran pada salah satu sisi ka’bah. Saat itu pintunya dibuat tinggi letaknya agar hanya pemuka suku Quraisy yang bisa memasukinya. Karena suku Quraisy merupakan suku atau kabilah yang sangat dimuliakan oleh bangsa Arab.
Pintu Kabah pintu kabah
Pintu Ka’bah tahun 1941                                     Pmtu Ka’bah (Sekarang)
rukun yamani batu fondasi masjid haram
Rukun Yamani                                Batu fondasi Haram 852H
Karena agama islam masih baru dan baru saja dikenal, maka Nabi saw mengurungkan niatnya untuk merenovasi kembali ka’bah sehinggas ditulis dalam sebuah hadits perkataan beliau: “Andaikata kaumku bukan baru saja meninggalkan kekafiran, akan Aku turunkan pintu ka’bah dan dibuat dua pintunya serta dimasukkan Hijir Ismail kedalam Ka’bah”, sebagaimana pondasi yang dibangun oleh Nabi Ibrahim”. Jadi kalau begitu Hijir Ismail termasuk bagian dari Ka’bah. Makanya dalam bertoaf kita diharuskan mengelilingi Ka’bah dan Hijir Ismail. Hijir Ismail adalah tempat dimana Nabi Ismail as lahir dan diletakan di pangkuan ibunya Hajar.
Ketika masa Abdurahman bin Zubair memerintah daerah Hijaz, bangunan Ka’bah dibuat sebagaimana perkataan Nabi saw atas pondasi Nabi Ibrahim. Namun karena terjadi peperangan dengan Abdul Malik bin Marwan, penguasa daerah Syam, terjadi kebakaran pada Ka’bah akibat tembakan pelontar (Manjaniq) yang dimiliki pasukan Syam. Sehingga Abdul Malik bin Marwan yang kemudian menjadi khalifah, melakukan renovasi kembali Ka’bah berdasarkan bangunan hasil renovasi Rasulallah saw pada usia 30 tahun bukan berdasarkan pondasi yang dibangun Nabi Ibrahim as. Dalam sejarahnya Ka’bah beberapa kali mengalami kerusakan sebagai akibat dari peperangan dan umur bangunan.
Ketika masa pemerintahan khalifah Harun Al Rasyid pada masa kekhalifahan Abbasiyyah, khalifah berencana untuk merenovasi kembali ka’bah sesuai dengan pondasi Nabi Ibrahim dan yang diinginkan Nabi saw. namun segera dicegah oleh salah seorang ulama terkemuka yakni Imam Malik karena dikhawatirkan nanti bangunan suci itu dijadikan masalah khilafiyah oleh penguasa sesudah beliau dan bisa mengakibatkan bongkar pasang Ka’bah. Maka sampai sekarang ini bangunan Ka’bah tetap sesuai dengan renovasi khalifah Abdul Malik bin Marwan sampai sekarang
Hajar Aswad
Hajar Aswad merupakan batu yang dalam agama Islam dipercaya berasal dari surga. Yang pertama kali meletakkan Hajar Aswad adalah Nabi Ibrahim as. Dahulu kala batu ini memiliki sinar yang terang dan dapat menerangi seluruh jazirah Arab. Namun semakin lama sinarnya semangkin meredup dan hingga akhirnya sekarang berwarna hitam. Batu ini memiliki aroma wangi yang unik dan ini merupakan wangi alami yang dimilikinya semenjak awal keberadaannya. Dan pada saat ini batu Hajar Aswad tersebut ditaruh di sisi luar Ka’bah sehingga mudah bagi seseorang untuk menciumnya. Adapun mencium Hajar Aswad merupakan sunah Nabi saw. Karena beliau selalu menciumnya setiap saat bertoaf. Dan sunah ini diikuti para sahabat beliau dan Muslimin.
hajar aswad hajar aswad
Hajar Aswad                     Hajar Aswad berikut kerangka
Pada awal tahun gajah, Abrahan Alasyram penguasa Yaman yang berasal dari Habsyah atau Ethiopia, membangun gereja besar di Sana’a dan bertujuan untuk menghancurkan Ka’bah, memindahkan Hajar Asswad ke Sana’a agar mengikat bangsa Arab untuk melakukan Haji ke Sana’a.Abrahah kemudian mengeluarkan perintah ekspedisi penyerangan terhadap Mekkah, dipimpin olehnya dengan pasukan gajah untuk menghancurkan Ka’bah. Beberapa suku Arab menghadang pasukan Abrahah, tetapi pasukan gajah tidak dapat dikalahkan.
Begitu mereka berada di dekat Mekkah, Abrahah mengirim utusan yang mengatakan kepada penduduk kota Mekkah bahwa mereka tidak akan bertempur dengan mereka jika mereka tidak menghalangi penghancuran Ka’bah. Abdul Muthalib, kepala suku Quraisyi, mengatakan bahwa ia akan mempertahankan hak-hak miliknya, tetapi Allah akan mempertahankan rumah-Nya, Ka’bah, dan ia mundur ke luar kota dengan penduduk Mekkah lainnya. Hari berikutnya, ketika Abrahah bersiap untuk masuk ke dalam kota, terlihat burung-burung yang membawa batu-batu kecil dan melemparkannya ke pasukan Ethiopia; setiap orang yang terkena langsung terbunuh, mereka lari dengan panik dan Abrahah terbunuh dengan mengenaskan. Kejadian ini diabadikan Allah dalam surah Al-Fil
Makam Ibrahim
makam Ibrahimmakam ibrahim & hajar aswad
Makam Ibrahim                             Makam Ibrahim            Hajar Aswad
Makam Ibrahim bukan kuburan Nabi Ibrahim sebagaimana banyak orang berpendapat. Makam Ibrahim merupakan bangunan kecil terletak di sebelah timur Ka’bah. Di dalam bangunan tersebut terdapat batu yang diturunkan oleh Allah dari surga bersama-sama dengan Hajar Aswad. Di atas batu itu Nabi Ibrahim berdiri di saat beliau membangun Ka’bah bersama sama puteranya Nabi Ismail. Dari zaman dahulu batu itu sangat terpelihara, dan sekarang ini sudah ditutup dengan kaca berbentuk kubbah kecil. Bekas kedua tapak kaki Nabi Ibrahim yang panjangnya 27 cm, lebarnya 14 cm dan dalamnya 10 cm masih nampak dan jelas dilihat orang.
Multazam
multazam
Multazam
Multazam terletak antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah berjarak kurang lebih 2 meter. Dinamakan Multazam karena dilazimkan bagi setiap muslim untuk berdoa di tempat itu. Setiap doa dibacakan di tempat itu sangat diijabah atau dikabulkan. Maka disunahkan berdoa sambil menempelkan tangan, dada dan pipi ke Multazam sesuai dengan hadist Nabi saw yang diriwayatkan sunan Ibnu Majah dari Abdullah bin Amr bin Al-Ash.
Terakhir, saya sangat berharap semoga artikel “Ka’bah” ini bisa membawa mangfaat, menyejukan hati dan menambah semangat kita dalam mengenal dan mencintai rumah Allah.

“Sesungguhnya rumah yang mula-mula di bangun untuk tempat beribadat manusia ialah Baitullah yang di Makkah yang di-berkahi”  al- Imra...


KENALI GEJALA DAN JENIS MENINGITIS (RADANG SELAPUT OTAK)

Penyanyi Ashanty sedang sakit. Dia menderita radang selaput otak atau meningitis. Kenapa Ashanty tiba-tiba terserang penyakit itu? Penyakit yang terdengar cukup menyeramkan ini ternyata berasal dari bakteri yang menyerang selaput di sekeliling otak dan sumsum tulang belakang.

Dia dirawat sejak Senin (18/2/2013) di MMC, dan disarankan menjalani ‘bed rest’ selama sebulan. Tak hanya itu, istri musisi Anang Hermansyah ini juga berencana berobat ke Singapura. Menurut  pakar alergi dan imunologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Profesor Samsuridjal Djauzi, radang selaput otak atau meningitis bisa dicegah dengan vaksinasi.

Namun, Indonesia bukan daerah endemis meningitis. Oleh karena itu, vaksin meningitis hanya diberikan pada orang-orang yang bepergian ke daerah endemis meningitis, seperti Arab Saudi dan Afrika. “Itu sebabnya calon haji atau umroh diberi vaksin meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi, juga orang yang bepergian ke Afrika,” ujar Samsuridjal.

Menurut data Departemen Kesehatan, setiap tahun lebih dari 500 ribu orang melakukan perjalanan ke negara-negara endemis Meningitis Meningokokus. Kelompok paling rawan berisiko tertular penyakit ini adalah jamaah haji dan umroh serta Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Meski pelaku perjalanan tidak menderita sakit sepulang dari negara tersebut, namun ia bisa menjadi carrier kuman Meningokokus dan menularkannya kepada keluarga di Tanah Air.

Dijelaskan, meningitis adalah penyakit infeksi yang bisa disembuhkan. Untuk dapat sembuh, ujarnya, harus diketahui kuman penyebab meningitis, kondisi pasien (daya tahan tubuh), dan obat. Bila sudah diketahui penyebabnya atau kumannya, maka bisa digunakan obat yang cocok. Misalnya, jika penyebabnya bakteri, maka diberi antibiotik.

Lebih lanjut Samsuridjal menjelaskan, meningitis bisa menimbulkan komplikasi. Pasalnya, infeksi terjadi di otak, sehingga bisa menimbulkan sakit kepala, leher kaku. Namun, tambahnya, dengan pengobatan yang tepat meningitis bisa disembuhkan. Jika pun pasien hendak berobat ke luar negeri, menurut Samsuridjal, hal itu disebabkan alasan tertentu.

Menurut Dokter Spesialis Saraf Anak, Irawan Mangunatmadja, dari RSCM, "Sebenarnya terdapat tiga jenis penyakit meningitis yang terbagi menurut penyebabnya, yakni meningitis viral yang disebabkan oleh virus, meningitis tuberkulosis yang disebabkan oleh kuman TBC, dan meningitis bakterialis yang disebabkan oleh bakteri,"

Dr. Irawan juga mengatakan meningitis viral dan tuberkulosis biasanya diderita oleh anak-anak. Sedangkan meningitis bakterialis seringkali menyerang orang dewasa dengan sistem daya tahan tubuh yang lemah. Menurutnya, virus dan bakteri meningitis tersebar melalui udara dan hidup di kerongkongan sang penderita. Kemungkinan penularannya antara lain dari batuk, bersin, berciuman, berbagi makanan dengan satu sendok, memakai sikat gigi bersama dan kontak-kontak lainnya.

"Gejala ketika jenis penyakit meningitis umumnya sama, yaitu muntah, sakit kepala hebat, leher nyeri dan kaku, sensitif terhadap cahaya serta kejang-kejang. Namun pada bayi disertai ubun-ubun yang masih terbuka tampak menonjol dan keras," ucap dokter FKUI tersebut.

Dibandingkan dengan meningitis yang disebabkan virus, meningitis yang disebabkan bakteri memang terbilang jarang terjadi. Namun, meningitis yang disebabkan bakteri berisiko sangat serius jika tidak cepat ditangani dengan baik, misalnya cacat, lumpuh, gangguan mental hingga kematian.

Sumber : http://www.kabar24.com, http://life.viva.co.id,  

KENALI GEJALA DAN JENIS MENINGITIS (RADANG SELAPUT OTAK) Penyanyi Ashanty sedang sakit. Dia menderita radang selaput otak atau meningitis. K...


VAKSIN MENINGITIS MINIMAL 2 MINGGU SEBELUM BERANGKAT HAJI / UMROH


Salah satu vaksinasi yang harus dilakukan calon jamaah haji atau umroh adalah untuk mencegah meningitis. Vaksinasi ini sebaiknya dilakukan minimal 2 minggu sebelum berangkat haji atau umroh agar antibodinya sudah terbentuk.

"Paling lambat 2 minggu sebelum berangkat karena antibodi terbentuk 2 minggu setelah disuntik. Jadi jangan sampai sudah disana tapi antibodi belum terbentuk," ujar Dr dr Iris Rengganis, SpPD

Dr Iris menuturkan waktu pemberian vaksinasi meningitis ini disuntikkan di area deltoid SK (lengan kanan atas) dengan dosis tunggal 0, 5 ml. Hal ini karena penyakit tersebut bisa menular akibat kontak langsung atau melalui 'carrier'.

"Vaksin ini bisa diberikan berbarengan dengan vaksin influenza, biasanya vaksin meningitis di lengan kanan atas dan vaksin influenza di lengan kiri. Vaksin meningitis ini bisa memberikan kekebalan hingga 2 tahun sedangkan vaksin influenza hanya 1 tahun," ungkapnya.

Vaksin meningitis ini diberikan bagi calon jamaah haji atau umroh untuk mencegah bakteri meningitis yang masih menjadi endemis di beberapa negara. Umumnya dikenal dengan African Meningitis Belt yang berasal dari daerah sub-sahara Afrika.

Meningitis meningokokus adalah peradangan selaput otak dan selaput sumsum tulang belakang yang akut, kondisi ini disebabkan oleh bakteri gram negatif yang berkembang pada suhu panas atau dingin dengan kelembaban rendah.

Gejala atau tanda yang muncul adalah panas mendadak, mual, muntah, adanya ruam di kulit, nyeri pada kepala, fisik menjadi lemah bahkan hingga kesadaran yang menurun atau koma.

Pemberian vaksin meningitis ini menjadi syarat wajib dari pemerintah Arab Saudi bagi semua calon jamaah haji atau umroh. Untuk di Indonesia pemberian vaksin meningitis merupakan tahap terakhir dari proses pemeriksaan kesehatan bagi calon jamaah haji.

"Calon jamaah yang sudah divaksin ini akan diberikan kartu kuning dan kekebalannya bisa hingga 2 tahun, jadi kalau tahun depan mau umrah tidak perlu vaksin meningitis lagi," ujar Dr Iris yang juga pengurus besar Peralmuni (Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia).

Sumber : http://health.detik.com


WUJUDKAN NIAT ANDA
KE BAITULLAH
BERSAMA PROGRAM SOLUSI
ARMINAREKA PERDANA
Cara Mudah & Cepat Menunaikan
Ibadah Haji & Umrah Tanpa Kendala Biaya
Bila Anda berhasil mengajak Jamaah lainnya untuk berangkat Umrah atau Haji Plus bersama Arminareka Perdana, maka anda akan mendapatkan
JAMAAH
UMROH
JAMAAH
HAJI PLUS
MENGAJAK 1 JAMAAH
1,500,000
2,500,000
MENGAJAK 2 JAMAAH
3,500,000
5,500,000
MENGAJAK 3 JAMAAH
5,500,000
8,500,000
MENGAJAK 4 JAMAAH
7,000,000
11,000,000
MENGAJAK 5 JAMAAH
9,500,000
14,500,000
MENGAJAK 6 JAMAAH
12,000,000
18,000,000
MENGAJAK 7 JAMAAH
14,000,000
21,000,000
MENGAJAK 8 JAMAAH
16,500,000
24,500,000
MENGAJAK 9 JAMAAH
19,000,000
28,000,000
MENGAJAK 10 JAMAAH
21,000,000
31,000,000
Dan Seterusnya ….
Alhamdulillah
Alhamdulillah
**Bagi Hasil diatas berlum termasuk 10% Administrasi

PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/146 th 2012 & Izin Haji Plus D/230 th 2012
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Konsorsium Juanda Surabaya
Jl. Semolowaru Elok AL 2
031-7111 3345

KANTOR PUSAT
PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp : 021.3984 2982 , 3984 2964
Fax : 021.3984 2985

VAKSIN MENINGITIS MINIMAL 2 MINGGU SEBELUM BERANGKAT HAJI / UMROH Salah satu vaksinasi yang harus dilakukan calon jam...